Pengertian Animasi 2 Dimensi
Animasi 2D adalah sebuah karya gambar bergerak yang memakai lingkungan dua dimensi.
Setiap gambar ini memiliki urutannya tersendiri yang akhirnya membuat frame berlatar dua
dimensi.
Jenis Animasi 2 Dimensi
1. Animasi Cel berasal dari kata “celluloid”, yaitu bahan dasar dalam pembuatan
animasi jenis ini ketika tahun-tahun awal adanya animasi. Animasi cel merupakan
lembaran-lembaran yang membentuk animasi tunggal, masing-masing cel merupakan
bagian yang terpisah sebagai objek animasi.
2. Animasi Path adalah animasi dari objek yang gerakannya mengikuti garis lintasan
yang sudah ditentukan.
Pengertian Prinsip-Prinsip Animasi 2D
Prinsip animasi adalah prinsip yang harus dipenuhi untuk membuat sebuah animasi yang
“hidup” dan terlihat alami dan tidak hanya asal jadi atau hanya bergerak saja, prinsip-pro itu
meliputi dasar-dasar gerak, pengaturan waktu, peng-kaya-an visual sekaligus teknik
pembuatan sebuah animasi.
Prinsip-Prinsip Animasi 2D
1. Prinsip Animasi Squash & Stretch
Squash & stretch merupakan gerakan fleksibel seperti benda yang dihempaskan dan
kemudian diregangkan. Gerakan seperti ini bisa kita temui sebagai contohnya pada bola yang
memantul. Gerakan seperti ini bisa memberikan kesan kelenturan yang membuat animasi
menjadi lebih alami serta enak dilihat.
2. Prinsip Animasi Anticipation
Anticipation adalah gerakan yang dilakukan sebagai ancang-ancang untuk
mempersiapkan diri memasuki gerakan yang berikutnya. Contohnya : ancang-ancang yang
dilakukan sebelum seseorang meloncat atau berlari.
3. Prinsip Animasi Staging
Staging adalah tahap pengaturan suatu set adegan, posisi kamera atau pose suatu karakter
sehingga adegan tersebut menjadi mudah di mengerti oleh penonton. Staging yang baik akan
dapat dengan jelas mengkomunikasikan pada penonton mengenai cerita yang ingin
disampaikan dari adegan tertentu.
4. Prinsip Animasi Straight Ahead Action & Pose to Pose
Straight ahead action merupakan pendekatan menciptakan gerakan secara
berkesinambungan mulai dari awal tanpa banyak perencanaan akan menjadi seperti apa akhir
gerakannya nanti.
Pendekatan kedua yaitu Pose to Pose dilakukan dengan menentukan terlebih dahulu pose
– pose seperti apa yang akan dimiliki oleh karakter yang akan dianimasikan pada suatu
adegan. Setelah menentukan pose-pose yang akan digunakan, baru dilakukan penghubungan
gerakan antar pose yang ada.
5. Prinsip Animasi Follow Through & Overlapping Action
Follow through & Overlapping action merupakan gerakan susulan pada si karakter atau
benda yang terjadi setelah berhentinya karakter atau benda tersebut.
6. Prinsip Animasi Slow In & Slow Out
Slow in dan slow out merupakan gerakan perlambatan yang terjadi pada awal dan akhir
suatu animasi. Gerakan perlambatan ini memberikan variasi pada suatu gerakan animasi
ketimbang tidak ada perlambatan sama sekali.
7. Prinsip Animasi Arcs
Arcs merupakan kurva melingkar yang terdapat pada suatu gerakan ketimbang hanya
dengan memakai gerakan lurus saja.
8. Prinsip Animasi Secondary Action
Secondary action merupakan gerakan tambahan yang terjadi untuk melengkapi gerakan
utama yang ada. Gerakan secondary action hanya bersifat melengkapi dan tidak mengambil
alih performa dari gerakan utama.
9. Prinsip Animasi Timing
Timing ditentukan dari jumlah frame in between yang ada di antara gerakan suatu benda
atau karakter. Semakin cepat sedikit jumlah frame maka gerakan menjadi semakin cepat,
sebaliknya semakin banyak jumlah frame yang ada maka gerakan menjadi lebih lambat.
Gerakan dengan timing yang cepat dan lambat masing-masing akan memberikan cerita yang
berbeda.
10. Prinsip Animasi Exaggeration
Exaggeration merupakan gerakan atau ekspresi yang dilebihkan dari yang biasanya untuk
mendapatkan kesan animasi yang lebih meyakinkan.
11. Prinsip Animasi Solid Drawing
Pada animasi tradisional, Solid drawing berarti gambar yang mempunyai kedalaman
perspektif.
Kemampuan menggambar sebagai dasar utama animasi memegang peranan yang
menentukan “baik proses maupun hasil” sebuah animasi, terutama animasi klasik.
12. Prinsip Animasi Appeal
Appeal merupakan penampakan dari sebuah karakter yang terlihat mempunyai karisma
tersendiri dan menarik untuk dilihat.
Contoh Film Animasi 2 Dimensi
1. Doraemon
2. Dragon Ball
3. One Piece
Aplikasi untuk membuat animasi 2 dimensi
1. Digital Flipbook
2. Crazy Talk
3. Anime Studio
4. Adobe Flash CS6
5. Anime Studio
Kamis, 09 Mei 2019
Senin, 11 Februari 2019
Animasi 3Dimensi
Animasi 3Dimensi?
Animasi 3D(3Dimensi) adalah sebuah karya manusia berupa objek (manusia, hewan, dll) yang kemudian diolah hingga menjadikan objek yang dapat bergerak seolah-olah nyata.
Animasi 3 Dimensi ini merupakan tindak lanjut dari animasi 2 Dimensi. Dimana animasi 2 Dimensi hanya memiliki 2 unsur utama yaitu panjang dan tinggi yang kemudian dikembangkan dan diolah sehingga menjadikan sebuah unsur baru yaitu unsur lebar (volume). Jadi animasi 3 Dimensi memiliki 3 unsur utama yaitu panjang, lebar, dan tinggi.Nahh,, unsur lebar (volume) inilah yang membuat objek terlihat nyata dan membedakan dari animasi 2 dimensi dengan animasi 3 dimensi.
Untuk pembuatan animasi beberapa fase utama yaitu:
1. Modeling
Modeling adalah pembuatan gambar kasar dan struktur objek serta pembuatan latar belakangnya (berupa gambar 2D). Biasanya pembuatan gambar kasar ini dilakukan di aplikasi Corel draw. Setelah gambar kasar jadi maka gambar tersebut dibawa ke aplikasi Blender untuk dijadikan gambar 3D.
2. Perubahan gerakan.
Setelah membuat objek (karakter) 3D sudah selesai maka langkah selanjutnya yang dika kerjakan adalah menggerakkan animasi tersebut.
Animasi 3D(3Dimensi) adalah sebuah karya manusia berupa objek (manusia, hewan, dll) yang kemudian diolah hingga menjadikan objek yang dapat bergerak seolah-olah nyata.
Animasi 3 Dimensi ini merupakan tindak lanjut dari animasi 2 Dimensi. Dimana animasi 2 Dimensi hanya memiliki 2 unsur utama yaitu panjang dan tinggi yang kemudian dikembangkan dan diolah sehingga menjadikan sebuah unsur baru yaitu unsur lebar (volume). Jadi animasi 3 Dimensi memiliki 3 unsur utama yaitu panjang, lebar, dan tinggi.Nahh,, unsur lebar (volume) inilah yang membuat objek terlihat nyata dan membedakan dari animasi 2 dimensi dengan animasi 3 dimensi.
Untuk pembuatan animasi beberapa fase utama yaitu:
1. Modeling
Modeling adalah pembuatan gambar kasar dan struktur objek serta pembuatan latar belakangnya (berupa gambar 2D). Biasanya pembuatan gambar kasar ini dilakukan di aplikasi Corel draw. Setelah gambar kasar jadi maka gambar tersebut dibawa ke aplikasi Blender untuk dijadikan gambar 3D.
2. Perubahan gerakan.
Setelah membuat objek (karakter) 3D sudah selesai maka langkah selanjutnya yang dika kerjakan adalah menggerakkan animasi tersebut.
Senin, 14 Januari 2019
Kunjungan Industri Multimedia SMKN 2 Wonosari
Assalammualaikum wr.wb.
Welcome back to my channel😊
Hari ini kita akan membahas tentang Kunjungan Industri (KI).
Apa itu Kunjungan Industri?
Kunjungan Industri ( KI ) adalah salah satu jenis kegiatan pembelajaran diluar lingkungan sekolah untuk menambah wawasan siswa dan serta untuk melihat langsung bagaimana suasana/kondisi industri yang sesuai dengan program keahlian masing-masing.
Nah, untuk tahun 2019 ini SMKN 2 Wonosari jurusan Teknik Informatika hanya akan memberangkatkan jurusan Multimedia saja untuk Kunjungan Industri. Hal itu dikarenakan, jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) tidak menginginkan berangkat Kunjungan Industri. Dikarenakan hanya kelas Multimedia saja yang akan berangkat KI maka, tujuan KI hanya dimusyawarahkan dari anggota satu kelas saja. Ada 4 pilihan tujuan KI, yaitu :
1. Surabaya - Malang
2. Jakarta - Bandung
3. Bali
4. Semarang
Dari 4 pilihan itu divotingkan dari seluruh anggota kelas Multimedia yang berjumlah 32 siswa. Hasil yang didapatkan dari voting adalah "31 siswa memilih ke Surabaya Malang" dan "1 siswa memilih ke Bali". Dari hasil voting disimpulkan bahwa Kelas Multimedia akan berangkat Kunjungan Industri ke Surabaya - Malang. Dan 1 siswa yang memilih Bali tersebut harus mengikhlaskan pilihannya dan mengikuti pilihan teman-temannya ke Surabaya - Malang. Untuk industri yang akan dikunjungi belum sepenuhnya diketahui karena itu nanti akan disaran dari Bp/Ibu guru jurusan dan siswa tinggal memilih.
Nah, kesimpulannya adalah Jurusan Teknik Informatika kelas Multimedia akan melakukan Kunjungan Industri (KI) ke Surabaya - Malang. Kunjungan Industri akan dilaksanakan sebelum bulan puasa sekitar bulan April 2019.
Sekian cerita saya hari ini 😊
Wassalammualaikum wr.wb
Welcome back to my channel😊
Hari ini kita akan membahas tentang Kunjungan Industri (KI).
Apa itu Kunjungan Industri?
Kunjungan Industri ( KI ) adalah salah satu jenis kegiatan pembelajaran diluar lingkungan sekolah untuk menambah wawasan siswa dan serta untuk melihat langsung bagaimana suasana/kondisi industri yang sesuai dengan program keahlian masing-masing.
Nah, untuk tahun 2019 ini SMKN 2 Wonosari jurusan Teknik Informatika hanya akan memberangkatkan jurusan Multimedia saja untuk Kunjungan Industri. Hal itu dikarenakan, jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) tidak menginginkan berangkat Kunjungan Industri. Dikarenakan hanya kelas Multimedia saja yang akan berangkat KI maka, tujuan KI hanya dimusyawarahkan dari anggota satu kelas saja. Ada 4 pilihan tujuan KI, yaitu :
1. Surabaya - Malang
2. Jakarta - Bandung
3. Bali
4. Semarang
Dari 4 pilihan itu divotingkan dari seluruh anggota kelas Multimedia yang berjumlah 32 siswa. Hasil yang didapatkan dari voting adalah "31 siswa memilih ke Surabaya Malang" dan "1 siswa memilih ke Bali". Dari hasil voting disimpulkan bahwa Kelas Multimedia akan berangkat Kunjungan Industri ke Surabaya - Malang. Dan 1 siswa yang memilih Bali tersebut harus mengikhlaskan pilihannya dan mengikuti pilihan teman-temannya ke Surabaya - Malang. Untuk industri yang akan dikunjungi belum sepenuhnya diketahui karena itu nanti akan disaran dari Bp/Ibu guru jurusan dan siswa tinggal memilih.
Nah, kesimpulannya adalah Jurusan Teknik Informatika kelas Multimedia akan melakukan Kunjungan Industri (KI) ke Surabaya - Malang. Kunjungan Industri akan dilaksanakan sebelum bulan puasa sekitar bulan April 2019.
Sekian cerita saya hari ini 😊
Wassalammualaikum wr.wb
Kamis, 15 November 2018
Mewarnai objek 3D pada Blender
Assalammua'laikum Wr. Wb
Sebelumya kita tadi telah membuat objek mangkuk. Nah kali ini kita akan mewarnainya :)
Ini adalah hasil akhir sebelum diberi warna untuk memberi warna caranya
1. Klik Material pada bagian kanan dilanjutkan klik new.
Maka tampilannya setelah di klik new akan seperti dibawah ini
2. Klik pada kotak Diffuse
Selesai, kita tinggal memilih warna apa yang akan kita terapkan dalam objek 3D kita.
Sekiann, Terimakasih
Wassalammua'laikum Wr. Wb.
Sebelumya kita tadi telah membuat objek mangkuk. Nah kali ini kita akan mewarnainya :)
Ini adalah hasil akhir sebelum diberi warna untuk memberi warna caranya
1. Klik Material pada bagian kanan dilanjutkan klik new.
Maka tampilannya setelah di klik new akan seperti dibawah ini
2. Klik pada kotak Diffuse
Selesai, kita tinggal memilih warna apa yang akan kita terapkan dalam objek 3D kita.
Sekiann, Terimakasih
Wassalammua'laikum Wr. Wb.
Membuat Karakter 3D Menggunakan Aplikasi Blender
Assalammua'laikum Wr. Wb.
Membuat Mangkuk Menggunakan Aplikasi Blender
Apa itu Blender??
Blender adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital, dan rendering.
Langkah pembuatan mangkuk menggunakan Blender
1. Buka Aplikasi Blender yang telah diinstal.
Membuat Mangkuk Menggunakan Aplikasi Blender
Apa itu Blender??
Blender adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital, dan rendering.
Langkah pembuatan mangkuk menggunakan Blender
1. Buka Aplikasi Blender yang telah diinstal.
2. Klik X untuk menghapus kotaknya.
3. Klik Add , Mesh, UV Sphare
4. Ambil View dari depan. Lalu tekan Z untuk melihat objeknya secara transparan.
5. Klik Tab untuk mengubah menjadi Edit Mode. Lalu klik A untuk unselec.
6. Klik B untuk menyeleksi bagian yang akan dipotong.
Hasilnya akan seperti dibawah ini
7. Lalu kik X untuk Delete.
Hasil akhir dari pemotongannya.
8. Klik Z untuk kembali ke tampilan semula.
9. Lalu ambil view dari bawah seperti ini.
10. Klik B untuk menyeleksi bagian bawahnya.
11. Klik S untuk mengubah ukuran bagian bawah.
Jika dilihat dari depan
12. Ubah menjadi Objek mode
13. Klik Objek Modifiers lalu klik Add Modifier dan pilih Solidify
Hasilnya seperti dibawah ini. sekalian mengubah ketebalannya menjadi 0.07
14. Klik Smooth pada layar sebagai finishing.
15. Mangkuk yang kita buat sudah jadi.
Mudah bukan caranya? Sekian tutorial singkat dari saya mengenai Cara membuat objek 3D menggunakan Apk Blender. Jika ada yang ingin ditanyakan ataupun saran dari bro/sis, silahkan berikan tanggapan dan saran bro/sis dalam kolom komentar yang ada dibawah postingan ini. Sekiann :)
Wassalammua'laikum Wr. Wb
12. Ubah menjadi Objek mode
13. Klik Objek Modifiers lalu klik Add Modifier dan pilih Solidify
Hasilnya seperti dibawah ini. sekalian mengubah ketebalannya menjadi 0.07
14. Klik Smooth pada layar sebagai finishing.
15. Mangkuk yang kita buat sudah jadi.
Mudah bukan caranya? Sekian tutorial singkat dari saya mengenai Cara membuat objek 3D menggunakan Apk Blender. Jika ada yang ingin ditanyakan ataupun saran dari bro/sis, silahkan berikan tanggapan dan saran bro/sis dalam kolom komentar yang ada dibawah postingan ini. Sekiann :)
Wassalammua'laikum Wr. Wb
Senin, 12 November 2018
Membuat Efek Asap dan Api Sekaligus Memperhalus Objek Menggunakan Blender
Assalammualaikum Wr. Wb.
Membuat Asap Pada Blender
1. Pertama kalian harus membuka software Blender 3D.
2. Setelah terbuka kalian akan menemukan object default berupa cube/kubus.(object itulah yang akan kita gunakan sebagai object yang terbakar)
3. Selanjutnya masih di dalam object mode, kalian pilih menu object yang ada sebelah kiri bawah.
4. Kemudian pilih Quck effect dan pilih Quick smoke.
5. Setelah itu kalian akan melihat object berupa cube yang transparant membungkus object cube default tadi.
6. klick ALT+A pada keyboard atau klick tanda panah pada timeline di bawah (maka kalian akan melihat efect smoke atau asap).
7. Klick kanan object asap menggunakan mouse.
8. kemudian pergi ke menu physics di jendela sebelah kanan.
9. Di menu flow kalian akan menemukan tulisan smoke klick tulisan itu kemudian pilih fire.
Dan coba kalian Play kembali.
Cara menghaluskan permukaan objek di Blender
1. Buka aplikasi Blender dan objek yang ingin diperhalus permukaannya.
2. Lihat pada menu Tools > Edit (Jika tidak muncul tekan T pada keyboard)
3. Pada kolom Edit, klik Smooth pada Shading dan hasilnya akan menjadi halus.
Mudah bukan caranya? Sekian tutorial singkat dari saya mengenai Cara menghaluskan permukaan objek di Blender dan Membuat asap pada Blender. Jika ada yang ingin ditanyakan ataupun saran dari bro/sis, silahkan berikan tanggapan dan saran bro/sis dalam kolom komentar yang ada dibawah postingan ini.
Terimakasih, Wassalammualaikum Wr. Wb
Membuat Asap Pada Blender
1. Pertama kalian harus membuka software Blender 3D.
2. Setelah terbuka kalian akan menemukan object default berupa cube/kubus.(object itulah yang akan kita gunakan sebagai object yang terbakar)
3. Selanjutnya masih di dalam object mode, kalian pilih menu object yang ada sebelah kiri bawah.
4. Kemudian pilih Quck effect dan pilih Quick smoke.
5. Setelah itu kalian akan melihat object berupa cube yang transparant membungkus object cube default tadi.
6. klick ALT+A pada keyboard atau klick tanda panah pada timeline di bawah (maka kalian akan melihat efect smoke atau asap).
7. Klick kanan object asap menggunakan mouse.
8. kemudian pergi ke menu physics di jendela sebelah kanan.
9. Di menu flow kalian akan menemukan tulisan smoke klick tulisan itu kemudian pilih fire.
Dan coba kalian Play kembali.
Cara menghaluskan permukaan objek di Blender
1. Buka aplikasi Blender dan objek yang ingin diperhalus permukaannya.
2. Lihat pada menu Tools > Edit (Jika tidak muncul tekan T pada keyboard)
3. Pada kolom Edit, klik Smooth pada Shading dan hasilnya akan menjadi halus.
Mudah bukan caranya? Sekian tutorial singkat dari saya mengenai Cara menghaluskan permukaan objek di Blender dan Membuat asap pada Blender. Jika ada yang ingin ditanyakan ataupun saran dari bro/sis, silahkan berikan tanggapan dan saran bro/sis dalam kolom komentar yang ada dibawah postingan ini.
Terimakasih, Wassalammualaikum Wr. Wb
Selasa, 09 Oktober 2018
Animasi 3 Dimensi
Animasi 3 Dimensi
A. Pengertian Animasi
Animasi berasal dari bahasa latin "anima" yang berarti jiwa, hidup, semangat. Sedangkan karakter adalah orang, hewan maupun objek nyata lainnya yang dituangkan dalam bentuk gambar. Sehingga animasi dapat diartikan sebagai "Menggerakkan suatu gambar atau objek yang diam."
B. Pengertian Animasi 3D
Animasi 3D merupakan penciptaan gambar bergerak dalam ruang 3 dimensi. hal ini dilakukan dengan membuat frame yang mensimulasikan masing-masing gambar, difilmkan dengan kamera virtual. Dan output-nya berupa video yang sudah di rendering atau realtime, jika tujuannya untuk membuat game.
C. Konsep Objek 3D
Objek 3 dimensi mempunyai bentuk, volume, dan ruang. Sehingga objek ini memiliki koordinat X,Y, dan Z.Jika pada animasi 2D, objek hanya dapat digerakkan ke dua arah, maka berbeda dengan animasi 3D, objek dapat digerakkan ke tiga arah, yaitu ke kanan - kiri (X), atas - bawah (Y), dan depan - belakang (Z).
Pada umumnya objek 3D memiliki sub objek berupa elemen-elemen pembentuk objek tersebut, yang berupa Vartex, Edge, dan Face. Vertex merupakan titik yang terletak pada koordinat X, Y, Z. Penggabungan dua Vertex akan menjadi Edge. Tiga Vertex dan Edge yang terbentuk dalam bidang permukaan berupa kurva tutup akan menghasilkan Face. Kumpulan dari Vertex, Edge, dan Face akan menjadi sebuah objek utuh yang disebut dengan Mesh.
D. Jenis Permodelan 3D
Permodelan animasi 3D dibedakan menjadi dua yaitu Hardsurface (segala bentuk objek yang diciptakan atau dikontruksi oleh manusia dan Organic (subjek yang sudah secara alami ada di alam).
E. Proses pembuatan animasi 3D
3D Animation adalah menganimasikan obyek yang terlihat dalam ruang 3 dimensi. Dapat dirotasi dan digerakkan seperti obyek riil (Obyek yang nyata).
Proses pembuatan 3D Computer Graphics dapat dibagi secara sekuen dalam 3 fase dasar berikut :
1. Modeling
Proses menyusun bentuk sebuah objek dengan membuat kontur yang luas dan struktur dari objek 3D dan adegan.
2. Animation
Mendefinisikan perpindahan objek.
3. Rendering
Proses mengeneralisasi sebuah gambar dari sebuah model dengan memberikan atribut objek seperti warna, tekstur permukaan dan kadar transparansi dengan menggunakan program komputer.
A. Pengertian Animasi
Animasi berasal dari bahasa latin "anima" yang berarti jiwa, hidup, semangat. Sedangkan karakter adalah orang, hewan maupun objek nyata lainnya yang dituangkan dalam bentuk gambar. Sehingga animasi dapat diartikan sebagai "Menggerakkan suatu gambar atau objek yang diam."
B. Pengertian Animasi 3D
Animasi 3D merupakan penciptaan gambar bergerak dalam ruang 3 dimensi. hal ini dilakukan dengan membuat frame yang mensimulasikan masing-masing gambar, difilmkan dengan kamera virtual. Dan output-nya berupa video yang sudah di rendering atau realtime, jika tujuannya untuk membuat game.
C. Konsep Objek 3D
Objek 3 dimensi mempunyai bentuk, volume, dan ruang. Sehingga objek ini memiliki koordinat X,Y, dan Z.Jika pada animasi 2D, objek hanya dapat digerakkan ke dua arah, maka berbeda dengan animasi 3D, objek dapat digerakkan ke tiga arah, yaitu ke kanan - kiri (X), atas - bawah (Y), dan depan - belakang (Z).
Pada umumnya objek 3D memiliki sub objek berupa elemen-elemen pembentuk objek tersebut, yang berupa Vartex, Edge, dan Face. Vertex merupakan titik yang terletak pada koordinat X, Y, Z. Penggabungan dua Vertex akan menjadi Edge. Tiga Vertex dan Edge yang terbentuk dalam bidang permukaan berupa kurva tutup akan menghasilkan Face. Kumpulan dari Vertex, Edge, dan Face akan menjadi sebuah objek utuh yang disebut dengan Mesh.
D. Jenis Permodelan 3D
Permodelan animasi 3D dibedakan menjadi dua yaitu Hardsurface (segala bentuk objek yang diciptakan atau dikontruksi oleh manusia dan Organic (subjek yang sudah secara alami ada di alam).
E. Proses pembuatan animasi 3D
3D Animation adalah menganimasikan obyek yang terlihat dalam ruang 3 dimensi. Dapat dirotasi dan digerakkan seperti obyek riil (Obyek yang nyata).
Proses pembuatan 3D Computer Graphics dapat dibagi secara sekuen dalam 3 fase dasar berikut :
1. Modeling
Proses menyusun bentuk sebuah objek dengan membuat kontur yang luas dan struktur dari objek 3D dan adegan.
2. Animation
Mendefinisikan perpindahan objek.
3. Rendering
Proses mengeneralisasi sebuah gambar dari sebuah model dengan memberikan atribut objek seperti warna, tekstur permukaan dan kadar transparansi dengan menggunakan program komputer.
Langganan:
Postingan (Atom)
Ringkasan Materi Media Interaktif
MEDIA INTERAKTIF A. Pengertian Media pembelajaran interaktif adalah suatu sistem penyampaian pengajaran yang menyajikan materi v...
-
Assalammua'laikum Wr. Wb. Membuat Mangkuk Menggunakan Aplikasi Blender Apa itu Blender?? Blender adalah perangkat lunak yang diguna...
-
Assalammua'laikum Wr. Wb Sebelumya kita tadi telah membuat objek mangkuk. Nah kali ini kita akan mewarnainya :) Ini adalah hasil ...
-
Animasi 3Dimensi? Animasi 3D(3Dimensi) adalah sebuah karya manusia berupa objek (manusia, hewan, dll) yang kemudian diolah hingga menjadik...


